Articles

Bingung Memilih Pekerjaan

Apakah anda mengalami kebingungan mengenai jenis pekerjaan yang anda ingin anda pilih setelah lulus kuliah? Jika hal tersebut yang anda alami saat ini, maka ada baiknya anda mengenali terlebih dahulu jenis kecerdasan yang anda miliki. Setelah memiliki gambaran mengenai kelebihan diri, anda dapat lebih yakin dalam membuat keputusan bagi pekerjaan yang hendak anda pilih dan karir yang hendak anda bangun di masa mendatang. Berikut adalah beberapa jenis kecerdasan yang dimiliki oleh manusia dan dikemukakan oleh Howard Gardner, beserta dengan bidang kerja yang dinilai sesuai dengan kecerdasan tersebut:


1. Kecerdasan Linguistik
• Keterampilan Kerja: memberi informasi, menjelaskan sesuatu, memberi petunjuk, menulis, menyusun kata-kata, berbicara dalam bahasa asing, menafsirkan, menerjemahkan, mengajar, memberi kuliah, berdiskusi, berdebat, melakukan penelitian, mendengarkan kata-kata, memeriksa naskah, menyunting, memproses kata, membuat berkas, membuat laporan.
• Contoh Profesi: pustakawan, petugas administratif, kurator, editor, penerjemah, penulis radio/televisi, jurnalis, notaris, pengacara, sekretaris, guru, dosen.


2. Kecerdasan Logis-Matematis
• Keterampilan Kerja: mengurus keuangan, membuat anggaran, melakukan penelitian, menyusun hipotesis, melakukan estimasi, melakukan kegiatan akuntansi, berhitung, menggunakan statistik, melakukan audit, membuat penalaran, menganalisis, menyusun sistematika, mengklasifikasi, mengurutkan.
• Contoh profesi: auditor, akuntan, staf purchasing, peneliti, ahli matematika, ilmuwan, ahli statistik, analis komputer, ahli ekonomi, staf administrative/pembukuan keuangan, guru/dosen MIPA.


3. Kecerdasan Spasial
• Keterampilan kerja: melukis, menggambar, membayangkan sesuatu, menciptakan penyajian visual, memberi ilustrasi, mewarnai, menggambar dengan mesin/komputer, membuat grafik, membuat peta, berkecimpung dalam fotografi, membuat dekorasi, membuat film.
• Contoh profesi: insinyur, surveyor, arsitek, perencana kota, desainer grafis, desainer interior, arsitek, fotografer, guru kesenian, penemu, kartunis, illustrator manga, pilot, seniman seni murni, pematung.


4. Kecerdasan Musikal
• Keterampilan kerja: bernyanyi, memainkan sebuah instrument musik, merekam, melakukan improvisasi musik, menggubah aransemen lagu, membuat transkrip, mendengarkan berbagai jenis musik, membedakan nada, menyetem alat musik, melakukan orkestrasi, menganalisis dan mengkritik gaya musik.
• Contoh profesi: disc-jockey, musikus, pembuat instrumen musik, wirausahawan penyewaan alat-alat sound system, penyiar radio, ahli terapi musik, staf merchandiser alat musik, penulis lagu, insinyur studio musik, anggota orchestra, penyanyi, pengajar musik, penulis lirik lagu.

5. Kecerdasan Kinestetik-Jasmani
• Keterampilan kerja: menyortir barang-barang, berjalan, berlari, mengoperasi/menentukan perbaikan di area tertentu, membuat kerajinan tangan, memperbarui, membersihkan, memperagakan sesuatu, menari, bermain, berolahraga, berpergian.
• Contoh profesi: pengrajin, fisioterapi, dokter, guide, penari, aktor, model, pengajar olahraga, atlet profesional, ahli mekanik.


6. Kecerdasan Antarpribadi
• Keterampilan kerja: melayani orang lain, berkomunikasi, menunjukkan empati, berdagang, membimbing, melatih, memberi nasihat, membina, menilai orang lain, meyakinkan, memberi motivasi, menjual barang, merekru tenaga kerja, menginspirasi, mendorong semangat, mengawasi, melakukan koordinasi, berdelegasi, berunding, bekerja sama, melakukan konfirmasi, mewawancara.
• Contoh profesi: administrator, manajer, reporter, HRD, ahli sosiologi, ahli antropologi, pembina, psikolog, konselor, public relation, perawat, marketing officer, customer service, agen perjalanan.


7. Kecerdasan Intrapribadi
• Keterampilan kerja: melaksanakan keputusan, bekerja sendiri, mempromosikan diri sendiri, menentukan sasaran, mencari sasaran, mengambil inisiatif, mengevaluasi, menilai, merencanakan, mengorganisasi, membedakan peluang, bermeditasi, memahami diri sendiri
• Contoh profesi: psikolog, ulama, pendeta, guru BP, konselor, pengusaha.
Berdasarkan jenis-jenis kecerdasan, keterampilan kerja dan contoh profesi yang dipaparkan di atas, anda diharapkan untuk memilih jenis pekerjaan yang lebih sesuai dengan anda. Sehingga anda lebih merasa nyaman dalam bekerja, dikarenakan adanya kesesuaian kemampuan dan kelebihan yang anda miliki dengan jenis pekerjaan yang hendak dilamar. Namun apabila kurang memungkinkan bagi anda untuk memilih pekerjaan yang memang benar-benar anda inginkan, maka tidak ada salahnya mencoba menyesuaikan kecerdasan yang anda miliki dengan latar belakang pendidikan dan pekerjaan yang sungguh jauh berbeda dari kecerdasan anda.
Misalnya, anda adalah mahasiswa lulusan jurusan teknik informatika. Selama kuliah pun anda kurang menikmati pelajaran yang anda terima. Ketika lulus, orangtua anda menuntut untuk anda bekerja di bagian yang berhubungan dengan jurusan tersebut. Sedangkan anda merasa bahwa anda memiliki kecerdasan di bidang linguistik dan antarpribadi. Maka sah-sah saja anda tetap bekerja di bidang IT, namun masih memungkinkan anda untuk berhubungan dengan banyak orang. Anda dapat saja memilih pekerjaan sebagai IT relation atau marketing officer suatu perusahaan yang menjual produk-produk IT. Dengan demikian anda dapat lebih menikmati pekerjaan tersebut, dikarenakan adanya potensi-potensi, kelebihan, dan pendidikan yang sesuai di bidang kerja tersebut.


Nah, selamat berburu pekerjaan.

Oleh: (Made Hinda Arnita, M.Psi, Binus Career Consultant, BINUS University).


Uploaded By : Sudiana
Last Update : 28/04/2010

Printer Friendly Version

Email this to a friend

User Login

 
 
 

Not Registered yet?

Our Services

Binuscareer Profile

  • Active JobSeekers : 4384
  • Available Position : 40400
  • Total Jobseekers : 474513
  • Total Employer : 11668