Articles

ETIKA WAWANCARA KERJA -Bagian 1: Memenuhi Undangan Wawancara-

Menunggu panggilan wawancara kerja, pasti sangat Anda nantikan. Ketika diundang wawancara, itu berarti surat lamaran dan Curriculum vitae (CV) anda dianggap memenuhi kualifikasi perusahaan. Undangan wawancara bisa melalui e-mail atau telepon 2- 7 hari sebelum hari ‘H’. Rentang waktu dalam undangan wawancara diberikan agar anda dapat mempersiapkan diri dan waktu. Perusahaan pun telah mengatur jadwal untuk meluangkan waktu mereka. Oleh karenanya anda harus menghargai kesempatan tersebut. Caranya dengan hadir tepat waktu dengan persiapan maksimal. Jika anda tidak dapat hadir/ingin membatalkan wawancara, anda harus memberikan konfirmasi kepada perusahaan.
Dibawah ini cara untuk menjadwal ulang/ membatalkan wawancara.

  1. Menjadwal ulang karena waktu tidak sesuai dengan jadwal kosong anda
    Pada hari/jam yang ditentukan anda telah memiliki acara penting/ mendadak sakit pada hari’H’. Anda dapat mengucapkan terimaksih atas undangannya dan memohon maaf bahwa anda berhalangan hadir namun berminat untuk mengikuti proses seleksi. Anda bisa meminta kemungkinan untuk dijadwal ulang. Perusahaan umumnya telah siap dengan kemungkinan tersebut, kecuali jika waktu bagi perusahaan sangat ketat. Jika dihadapkan pada situasi seperti ini, anda memang harus memilih hadir/tidak. Kalau anda meminta waktu untuk menginformasikan sebelum hari ‘H’, sebaiknya menginformasikan sesuai jadwal anda janjikan.
  2. Membatalkan/ menjadwal ulang wawancara yang melalui email
    Beberapa undangan wawancara, ada yang melalui e-mail dan meminta konfirmasi langsung dengan membalas e-mail. Dalam hal ini, anda harus membalas e-mail sesuai batas waktu yang ditentukan. Walaupun anda tidak tertarik/ berhalangan, anda tetap harus menginformasikannya. Hal ini berguna untuk catatan daftar kandidat di perusahaan tersebut, dan menjaga nama baik anda.
  3. Membatalkan wawancara karena Anda tertarik dengan perusahaan lain
    Saat hari ‘H’ anda diterima di perusahaan dan anda lebih tertarik dengan perusahaan tersebut. Yang dapat anda lakukan adalah menghubungi perusahaan yang mengundang anda wawancara untuk mengucapkan terimakasih atas kesempatan yang diberikan. Hal ini berguna bagi anda jika ingin melamar kembali, karena anda tidak dimasukan kedalam blacklist kandidat tanpa konfirmasi.
Adapun contoh kasus nyata yang TIDAK disarankan sebagai berikut:
Kandidat X telah diundang oleh perusahaan, X bersedia hadir dan perusahaan pun sudah merasa cocok dengan CV X. Namun pada hari ‘H’ X tidak datang dan X tidak menjawab telepon dari perusahaan tersebut. Perusahaan lalu memasukan data kandidat tersebut dalam daftar blacklist untuk semua unit dan posisi perusahaan tersebut selama waktu yang tidak ditentukan.
Kasus tersebut membuktikan bahwa perusahaan sangat memperhatikan etika dalam konfirmasi kehadiran seleksi karyawannya. Dan bagi X, sebagai kandidat telah menyia-nyiakan kesempatan yang diberikan perusahaan, tidak menutup kemungkinan perusahaan akan mengingat nama X dalam relasi professional di masa yang akan datang. Selain itu, bisa berdampak negatif pada nama baik alamamater anda.
Pada intinya jangan membatalkan secara sepihak, yang terpenting bagi kenyamanan kedua belah pihak (kandidat dan perusahaan) adalah konfirmasi. Untuk itu jangan lupa meminta nomor telepon dan info nama yang mengundang Anda. Dengan melakukan konfirmasi, anda telah membuktikan bahwa anda menghargai perusahaan, diri anda sendiri dan almamater anda. Ingatlah bahwa di dunia kerja, anda akan membutuhkan satu sama lain, termasuk relasi dengan berbagai perusahaan. Jadi hargai perusahaan jika anda ingin dihargai.

Salam,
Distyana Dahlia, M.Psi.,Psi

Uploaded By : Ervan Yulius
Last Update : 09/10/2012

Printer Friendly Version

Email this to a friend

User Login

 
 
 

Not Registered yet?

Our Services

Binuscareer Profile

  • Active JobSeekers : 4422
  • Available Position : 40396
  • Total Jobseekers : 474462
  • Total Employer : 11666