Articles

Meningkatkan Gairah dalam Bekerja

Meningkatkan Gairah dalam Bekerja
Agung R. Harmoko *)


Apakah Anda merasa tidak bersemangat ?
Enggan menerima tanggung jawab, rendahnya komitment organisasi. Sedemikian enggannya Anda membuat Anda berat untuk bangkit ?
Coba Anda pikirkan kembali, ingat - ingat kembali hal tersebut tidak menguntungkan buat Anda.

Apakah Anda merasa kurang fokus terhadap pekerjaan ?
Perhatikan mengapa Anda tidak fokus ? Apakah penyebabnya ?
Ingat - ingat kapan, bagaimana perasaan Anda ketika tidak bisa fokus ?
Dengan tidak mengenali diri, kapan kita lelah/ tidak fokus tidak bersemangat, enggan bekerja, sebenarnya Anda sudah mengalami penurunan gairah kerja.

Kita sebagai manusia yang hidup sebagai pribadi dan mahluk sosial sulit rasanya untuk bisa terus-menerus dalam kondisi stabil, memiliki motivasi yang tinggi dalam bekerja. Adakalanya perasaaan kita mengalami pasang surut. Adakalanya kita termotivasi mengerjakan sesuatu hal. Adakalanya kita sangat enggan melakukan sesuatu. Suatu saat kita berada dalam situasi, yang mana kita merasa malas dan tidak bersemangat. Situasi demikian ini pernah menghinggapi diri kita, bahkan bagi mereka yang kita anggap memiliki motivasi yang tinggi. Dalam hal ini, mengatur pekerjaan, melakukan sinergi dengan antara tujuan perusahaan dengan tujuan pribadi tidaklah mudah. Ketika kita merasa mengalami naik - turunnya gairah bekerja, perlunya mengenali diri dan lingkungan. Hal - hal yang bisa kita lakukan untuk meningkatkan gairah bekerja adalah dengan cara sederhana seperti berikut ini :

1. Berhenti Sejenak
Berhenti sejenak, berikan tubuh dan pikiran untuk istirahat beberapa waktu. Di kantor dapat melakukan hal ini dengan duduk sambil meluruskan tubuh dengan mata terpejam. Luangkan waktu lima menit saja ditengah pekerjaan yang menumpuk, dapat menjernihkan dan bermuara meningkatkan semangat bekerja, untuk kembali bekerja. Gunakan waktu yang singkat itu, untuk memejamkan mata sejenak dan membayangkan hal-hal yang menyenangkan.
Melakukan gerakan ringan seperti memutar kepala ke kiri kanan, jalan di tempat, memutar tubuh ke kiri dan kanan, bermanfaat mengembalikan mood yang hilang. Pikirkan tentang hal - hal yang menyenangkan. Selaraskan kegembiraan pikiran dengan tubuh agar tubuh terasa lebih segar dan semangat kembali.

2. Diskusi
Adakalanya kita jenuh duduk berlama- lama di depan komputer. Sekarang tiba saatnya untuk jalan ke ruang kerja, teman atau mungkin lingkungan kantor. Temui beberapa teman atau orang yang dikenal untuk sekedar berdiskusi. Ajak berbicara, biasakan dengan mencari topik - topik menarik. Hal ini membuat kondisi otak diri kita terpacu dan dapat meningkatkan suasana hati. Dengan mengajak diskusi, berbicara apa saja yang bersifat santai, dapat meningkatkan energi dan mengindari rasa kantuk diri kita. Kegiatan yang kita lakukan dengan berjalan serta melibatkan interaksi sosial membuat semangat tetap utuh. Hal ini senada dengan pakar psikologi David Mc Lelland. Menurutnya dorongan berprestasi disebabkan oleh faktor pemeliharaan dan perbaikan hubungan personal yang akrab dengan orang lain. Hal ini perlu Anda cermati jangan sampai keterusan, bisa jadi kita tidak bekerja. Yang kita lakukan hanya ngobrol saja.

3. Cari Makanan Kecil
Kesibukan bekerja dengan beban kerja yang menumpuk, terlebih lagi dengan deadline/target kerja yang ketat, membuat diri terkadang lupa memperhatikan kebutuhan fisiologis. Dengan kondisi demikian idealnya tubuh pun minta di perhatikan disebabkan kondisi yang terus terpacu membuat energi digunakan. Dengan kesibukan pengerjaan tugas dan keterbatasan waktu yang dimiliki, perlunya kita memperhatikan keinginan tubuh kita untuk dapat menyuplai energi yang telah berkurang. Hal ini dapat dilakukan dengan menaruh makanan - makanan ringan di atas meja kerja atau di tempat yang dapat dijangkau dengan mudah dan selalu ingat. Pilih makan- makanan yang ringan seperti coklat, kerupuk atau wafer, dsb disesuaikan dengan selera. Ketika kita mengunyah makanan tersebut dalam keadaan sibuk, secara tidak langsung diyakini dapat memberikan kondisi rilex sejenak. Yang perlu diingat jangan makan terlalu banyak, hal ini dapat mengganggu daya konsentrasi, makanlah sewajarnya. Selain itu cara ini kurang tepat diterapkan bila ada aturan dilarang makan makanan kecil ketika bekerja.

4. Minum Kopi
Minum kopi sudah banyak dilakukan banyak orang. Kopi dipercaya dan diyakini dapat meningkatkan kondisi tubuh yang sedang kurang bergairah. Hal ini disebabkan kopi mengandung kafein yang dapat memacu kerja jantung untuk tetap siaga dan tetap terjaga.

5. Dengar Musik
Para pekerja saat ini sudah banyak bekerja yang dilengkapi dengan komputer di sertai fasilitas MP3 atau mungkin membawa radio mini yang di letakan di meja kerja. Tidak ada salahnya kegiatan ini dilakukan. ketika kita bekerja. Sisipkan situasi lingkungan dengan suara - suara musik kesukaan. Untuk musik-musik instrumental yang bertujuan membuat Anda rilex dan semangat dapat dilakukan dengan mendengarkan musik Keny .G, atau Dave Koz, atau mungkin punya pilihan musik lain. Dalam riset tentang meningkatkan otak kanan, musik dapat meningkatkan kualitas kerja otak. Hendaknya suara musik dalam bekerja diatur untuk volume pribadi, agar tidak mengganggu temen kerja yang lain.

6. Ciptakan Tantangan yang Menarik

Sudah secara naluriah setiap manusia di karuniai mekanisme pertahanan diri yang di sebut “fight or flight syndrome”. Hal ini di butuhkan manakala kita mengalami fight atau flight/menghindar. Dari berbagai pendekatan teori maupun kasus, tantangan berperan sangat penting untuk menggambarkan kemampuan orang bertahan. Tidak demikian terhadap semua pekerjaan selalu menghadirkan tantangan. Tingkatkan kemampuan mengerjakan tugas, sadar akan kondisi saat ini dan tingkatkan level penyelesaian tugas yang ada. Dalam hal ini bukan berarti melakukan pekerjaan baru atau mengerjakan pekerjaan lama, akan tetapi membuat perbedaan mendasar terhadap suatu tugas secara mendetail. Dengan menciptakan alternatif solusi lama dengan alternatif solusi baru yang lebif efektif.

Dengan mengenali kondisi kita pada saat kita lapar, lelah, dan marah, dengan mengetahui strategi langkah yang akan di jalankan atau keputusan yang akan diambil. maka kita telah menciptakan pikiran dan kondisi tubuh yang segar untuk mendapatkan gairah kerja kembali.

*) Penulis adalah mantan Konsultan Karir BINUS Career yang saat ini bekerja sebagai HR Manager Gunung Garuda Group

Uploaded By : Hans Daniel
Last Update : 24/09/2009

Printer Friendly Version

Email this to a friend

User Login

 
 
 

Not Registered yet?

Our Services

Binuscareer Profile

  • Active JobSeekers : 4384
  • Available Position : 40400
  • Total Jobseekers : 474513
  • Total Employer : 11668