Articles

Hak untuk Mendapatkan Informasi atas Kontrak Kerja

Oleh
Loys Gunawan
Recruitment Service Section Head BINUS Career

Menurut Pasal 23 ayat 1 Deklarasi Hak Asasi Manusia yang dikeluarkan oleh PBB, setiap individu berhak untuk memilih pekerjaan yang dikehendaki, tidak terbatas oleh agama, jenis kelamin, kewarganegaraan dan bahkan cacat fisik yang mereka derita.

Berdasarkan norma yang berlaku secara universal ini, sebuah perusahaan tidak berhak untuk menyembunyikan data diri mereka dan melakukan pembohongan public untuk kemudian melakukan penipuan terhadap pencari kerja yang melamar di perusahaannya. Suatu hal yang saat ini kerap kali terjadi di beberapa perusahaan yang tidak bertanggung jawab.

Praktek pembohongan public yang kerap kali dilakukan oleh perusahaan adalah menyembunyikan status pegawai , jumlah gaji, besarnya fasilitas yang berhak dinikmati oleh pekerja hingga praktek penipuan berupa pembayaran dimuka untuk mendapatkan pekerjaan yang diinginkan oleh pencari kerja.

Pada saat finalisasi proses rekrutmen, perusahaan hendaknya dengan terus terang membeberkan kepada calon pegawai hak dan kewajiban yang akan diterima dan harus dipenuhi oleh calon pegawai pada saat bekerja di persuahaan nantinya. Jumlah gaji yang diterima harus diuraikan sebelum calon pegawai menandatangani kontrak kerja.

Yang umum terjadi saat ini adalah, perusahaan membagi gaji menjadi komponen kecil yang pada akhirnya akan mengakibatkan pegawai menemui kesulitan pada saat mereka bermaksud melakukan klaim atas hak mereka seperti contoh yang akan saya kemukakan di bawah ini :

Si A diterima bekerja di perusahaan X. Pada saat sebelum menadatangani kontrak, diberitahukan bahwa gaji yang akan diterima adalah sebesar Rp 2.300.000,- (take home pay). Dijanjikan oleh perusahaan X bahwa A akan mendapatkan THR tahun sebesar 1 bulan gaji dan tunjangan kesehatan selama setahun sebesar 1 bulan gaji. Pada saat menandatangani kontrak kerja, si A mendapati bawah gajinya dibagi menjadi komponen seperti dibawah ini :

Gaji Pokok : Rp 1.000.000,-
Tunjangan makan : Rp 500.000,-
Tunjangan komunikasi : Rp 500.000,-
Tunjangan transportasi : Rp 300.000,-

Setelah A bekerja selama 1 tahun dia mendapatkan THR yang jumlahnya hanya sebesar Rp 1.000.000,- Kemudian A juga terkejut mendapati kenyataan bahwa saat dia melakukan klaim kesehatan, dirinya secara total hanya mendapatkan penggantian biaya berobat sebesar Rp 1.000.000,- Saat A menanyakan hal ini ke bagian HRD perusahaan X, dijawab oleh bagian HRD untuk melihat terlebih dahulu isi kontrak kerja karena disebutkan THR dan tunjangan kesehatan yang adalah sebesar 1 bulan gaji dan diasumsikan sebagai gaji pokok.

Prinsip ”don’t ask don’t tell” tampaknya menjadi salah satu praktek kerja yang umum dilakukan oleh perusahaan yang tidak mengerti bahwa hak atas pengupahan yang adil adalah suatu norma dasar hak asasi manusia yang harus ditaati karena terdapat di Pasal 23 ayat 3 Deklarasi Hak Asasi Manusia yang berbunyi ”Setiap orang yang melakukan pekerjaan berhak atas pengupahan yang adil dan baik yang menjamin kehidupannya dan keluarganya...”.

Perusahaan harus mengubah paradigma ”don’t ask don’t tell” ini menjadi suatu mekanisme yang mampu menjelaskan kepada calon pegawai seluruh hak dan kewajiban mereka sebelum mereka memulai masa bhakti di perusahaan. Hal ini bahkan akan mengurangi biaya berperkara yang mungkin terjadi jika suatu saat nanti pegawai menuntut hak nya yang disembunyikan oleh perusahaan.

 

Jika hak untuk mendapatkan informasi atas kontrak kerja ini mampu diwujudkan dengan baik, diharapkan hubungan pegawai dan perusahaan menjadi lebih transparan, dan akan membuat suasana kerja menjadi lebih harmonis sehingga pada akhirnya produktivitas karyawan meningkat dan mendukung profit perusahaan.

I have a dream.....

Email : loys.gunawan@binus.ac.id

Uploaded By : loys
Last Update : 03/03/2008

Printer Friendly Version

Email this to a friend

User Login

 
 
 

Not Registered yet?

Our Services

Binuscareer Profile

  • Active JobSeekers : 4384
  • Available Position : 40400
  • Total Jobseekers : 474513
  • Total Employer : 11668